Senin, 17 September 2018

Rematik - Gejala dan Pengobatannya

Rematik - Gejala dan Penyebabnya - Tahukah Anda ternyata dari yang diketahui penyakit rematik memiliki lebih dari 100 jenis rematik lho. Selain itu penyebab dan gejala yang muncul dari masing-masing jenis rematik dapat berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak ulasan lengkapnya!!! 

Rematik merupakan suatu kondisi yang menimbulkan rasa sakit yang terjadi akibat otot atau persendian mengalami peradangan atau pembengkakan. Rematik juga diketahui sebagai penyakit yang memiliki banyak jenis yang dapat menyerang persendian manapun. Nah, dari yang diketahui rematik memiliki lebih dari 100 jenis rematik.


Beberapa jenis rematik yang paling umum terjadi di antaranya adalah :

Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis yaitu jenis rematik yang terjadi ketika kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan-jaringan sendi. Yang mana kondisi ini menyebabkan sendi-sendi yang diserang mengalami peradangan yang dapat menimbulkan beberapa gejala seperti :
  • sendi bengkak karena cairan yang menumpuk,
  • sendi terasa kaku terutama di pagi hari atau setelah lama tidak digerakan,
  • terasa sakit akibat peradangan yang aktif,
  • area sendi yang diserang menjadi merah dan terasa panas.

Mengenai jenis rematik ini diketahui jika terus berkembang lama kelamaan kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan dan perubahan bentuk permanen pada sendi. Yang mana kondisi ini dapat menyembabkan sendi mulai terbatas dan fungsi sendi bisa hilang sepenuhnya.

Nah, selain itu, rheumatoid arthritis juga diketahui dapat menyebabkan gejala lain selain pada sendi, di antaranya yaitu :
  • Demam
  • Nyeri otot
  • Nafsu makan berkurang

Untuk mendiagnosis jenis penyakit ini, biasanya dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan berdasarkan gejala, perubahan fisik pada sendi dan pemeriksaan medis.

Di samping itu untuk pengobatan jenis rematik ini juga diketahui dapat disembuhkan sepenuhnya dengan pengobatan yang tepat dan sesuai dengan kondisi yang di alami pasien.

Osteoarthritis

Nah, untuk jenis rematik ini diketahui sebagai penyakit persendian yang dapat menyembabkan rasa sakit dan terbatasnya pergerakan sendi. Yang mana seiring waktu bisa menyebabkan kerusakan pada tulang rawan. Dari yang diketahui, jenis penyakit rematik ini dapat menjangkiti berbagai macam persendian. Namun, persendian yang lebih rentan terkena dampak dari penyakit rematik ini adalah sendi jari, leher, kaki, pinggang, lutut, dan pinggul. Selain itu dari yang diketahui penuaan atau bertambahnya usia merupakan faktor umum yang menjadi penyebab terjadinya osteoarthritis. Gejala osteoarthritis yang biasa muncul di antaranya :
  • persendian menjadi tidak stabil, terasa kaku dan membengkak,
  • persendian terasa sakit tertama saat berjalan,
  • jika disentuh, persendian akan terasa hangat.

Selain gejala tersebut, osteoarthritis juga diketahui dapat menyebabkan otot menjadi lemah yang bisa berdampak pada kehidupan sehari-hari seperti mengalami kesulitan untuk membungkuk, duduk, memakai pakaian dan bahkan menggenggam objek atau benda.

Untuk mendiagnosis penyakit ini diketahui dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes medis, dan mungkin dokter juga akan menyarankan untuk melakukan beberapa pemeriksaan lanjutan.

Sindrome Sjorgen

Jenis rematik ini diketahui terjadi akibat penyakit sistem imun tubuh. Yang mana kondisi ini membuat sistem imun tubuh keliru dan menyerang jaringan yang sehat dan menyebabkan peradangan pada bagian yang diserang. Dari yang diketahui, penyakit ini cenderung lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria.  Namun, mengenai penyebab pasti terjadinya kondisi ini masih belum dapat diketehui secara pasti. Selain itu dari yang diketahui penyakit ini dapat tejadi sendiri atau bahkan bisa muncul bersamaan dengan penyakit sistem imun tubuh yang lainnya, seperti lupus dan rheumatoid arthritis. Berikut merupakan beberapa gejala yang biasa terjadi pada sindrome sjorgen, di antaranya :
  • mata terasa perih dan teriritasi,
  • kelenjar yang terdapat di dalam mulut tidak memproduksi air liur yang cukup sehingga menyebabkan mulut terasa kering,
  • mata terasa kering karena produksi air mata berkurang akibat kelenjar pada bagian mata yang befungsi menghasilkan air mata terganggu,
  • sariawan,
  • kelenjar parotid yang merupakan salah satu kelenjar air liur mengalami peradangan,
  • kesehatan gigi dan gusi menjadi terganggu.

Selain itu, sindrom sjorgen juga dapat menimbulkan beberapa gejala lain. Namun gejala ini diketahui jarang terjadi, gejala tersebut di antaranya yaitu organ dalam yang terganggu, persendian terasa kaku dan terasa sakit.

Lupus

Sama halnya dengan kondisi sindrom sjorgen dan rheumatoid arthritis, lupus juga diketahui terjadi akibat gangguan yang terjadi pada sistem imun tubuh. Mengenai penyebab pasti dari penyakit lupus ini sampai saat ini masih belum dapat diketahui secara pasti.

Beberapa gejala yang biasa muncul akibat penyakit lupus ini di antaranya adlaah
  • rambut yang mengalami kerontokan,
  • stroke,
  • kejang,
  • persendian yang terasa kaku dan nyeri,
  • letih,
  • sensitif terhadap cahaya matahari.

Selain beberapa gejala di atas, lupus juga diketahui dapat menimbulkan beberapa gejala lainnya seperti :
  • muncul ruam di sekitar pipi yang berbentuk seperti kupu-kupu,
  • organ dalam tubuh seperti ginjal juga ikut terpengaruh,
  • lapisan jantung atau paru-paru mengalami peradangan dan menyebabkan dada terasa sakit,
  • timbulnya gangguan darah seperti jumlah trombosit dan sel darah putih di bawah normal,
  • muncul fenomena raynaud atau perubahan warna jari tangan atau kaki saat terpapar cuaca dingin.

Nah, di samping itu dari yang diketahui ternyata gejala lupus yang dialami juga dapat berbeda-beda pada setiap individu dan kemungkinan tidak menentu. Kondisi seperti inilah yang terkadang membuat lupus sulit untuk didiagnosis. 

Ankylosing spindylitis

Salah satu jenis rematik ini merupakan penyakit rematik yang terjadi karena adanya peradangan kronis yang menjangkiti tulang belakang dan bagian tubuh lainnya. Dari yang diketahui jenis penyakit rematik ini lebih rentan dialami oleh remaja pria hingga usia 30 tahunan. Beberapa gejala yang biasa muncul akibat jenis rematik ini di antaranya :
  • bagian tubuh di antara leher dan tulang belikat terasa nyeri,
  • timbulnya rasa sakit mulai dari bawah ke atas tulang belakang,
  • punggung terasa kaku dan sakit saat berdiri dan istirahat,
  • setelah beraktivitas atau melakukan kegiatan, rasa kaku dan sakit akan mereda,
  • bokong dan punggung bagian bawah terasa sakit yang timbul secara perlahan.

Dari yang diketahui terdapat beberapa bagian area tubuh yang sering terkena dampak ankylosing spondylitis, di antaranya yaitu persendian bahu, tulang rawan antaran tulang rusuk dan tulang dada, persendian antara tulang panggul dan pangkal tulang belakang, ruas tulang belakang,  serta ligamen dan tendon di persendian tulang belakang dan di belakang tumit.

Jika ankylosing spondylitis ini tidak segera ditangai maka diketahui dapat menyebabkan tulang belakang akanmenjadi makin kaku dan sulut untuk membungkuk.

Pengobatan Rematik 

Nah, untuk pengobatannya sendiri diketahui bertujuan untuk mengendalikan penyakit dan meredakan gejala yang muncul. Salah satu pengobatan rematik ini yaitu dengan mengkonsumsi obat anti inflamansi non steroid dan analgesik. Dari yang diketahui obat rematik yang mengandung steroid hanya digunakan untuk gejala atau penyakit yang dialami sudah parah.

Selain dengan mengkonsumsi beberapa obat-obatan, Anda juga dapat melakukan beberapa hal lain untuk meredakan penyakit rematik, seperti mengurangi stres, berolahraga secara rutin, istirahat yang cukup, dan menjalani pola diet yang seimbang.

Jika Anda mengalami sejumlah gejala seperti rematik di atas, segeralah temui dokter spesialis reumatologi. Guna mendapatkan pemeriksaan dan penangan yang lebih lanjut dan lebih tepat. 

Pengobatan Rematik Herbal

Nah, untuk membantu Anda yang ingin mengobati rematik secara alami dan menyeluruh dengan aman tanpa efek samping. Anda dapat memanfaatkan beberapa bahan herbal yang sangat dengan mudah untuk Anda temui, salah satunya adalah brotowali.

Brotowali merupakan tanaman yang satu ini dikenal akan rasa pahitnya namun kaya akan khasiat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh. Kandungan alami yang dimiliki brotowali ini dikenal memiliki manfaat yang sangat baik bagi kesehatan tubuh salah satu khasiatnya adalah membantu mengobati berbagai jenis rematik secara alami dan menyeluruh tanpa menimbulkan efek samping. Untuk memanfaatkannya Anda hanya perlu melakukan beberapalangkah berikut ini :
  • Siapkan batang brotowali sepanjang ±10 cm.
  • Kemudian bersihkan sampai benar-benar bersih.
  • Setelah itu potong-poyon sepanjang 3 cm.
  • Lalu rebuslah batang brotowali tersebut dengan air sebanyak 3 gelas, tunggu hingga mendidih sampai air tersisa setengahnya.
  • Setelah selesai saring dan tunggu hingga dingin.
  • Kemudian minumlah ramuan herbal tersebut. ulangilah pengobatan ini sebanyak 3 kali sehari secara rutin agar penyakit rematik yang dialami dapat dengan cepat sembuh.
Nah, untuk membantu Anda yang ingin lebih praktis lagi dalam mengobati penyakit rematik yang Anda alami. Kami merekomendasikan Anda sebuah produk herbal bernama Walatra Sehat Sendi yang mana merupakan produk herbal yang diformulasi secara khusus dalam membantu mengobati berbagai macam penyakit sendi dan tulang salah satunya adalah membantu mengobati berbagai jenis rematik secara alami dengan cepat, menyeluruh dan aman tanpa menimbulkan efek samping. Produk herbal ini terbuat dari 100% bahan herbal murni unggulan di antaranya adalah brotowali/bratawali, daun salam dan akar kuning. Yang mana semua bahan herbal ini sangat kaya akan kandungan dan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tulang dan sendi. Di samping dapat mengobati berbagai penyakit sendi dan tulang, kandungan yang dimiliki semua tanaman herbal yang menjadi komposisi dari Walatra Sehat Sendi juga sangat bekhasiat untuk merawat kesehatan sendi dan tulang agar terhindar dari serangan penyakit. Untuk informasi lengkap dan jelasnya bisa langsung klik disini!!!

Sabtu, 15 September 2018

Pengobatan Rhinitis Dengan Medis dan Herbal

Pengobatan Rhinitis - Dari yang diketahui terdapat beberapa cara untuk membantu mengatasi dan mengobati rhinitis. Beberapa di antaranya akan saya bahas pada ulasan kali ini. Yuk, simak ulasan selengkapnya!!!


Jika kondisi rhinitis yang dialami diketahui tidak terlalu parah dan masih dapat dikatakan ringan. Kemungkinan untuk mengobati gejala yang muncul masih bisa dilakukan sendiri diri dengan mengkonsumsi beberapa obat yang dapat meredakan rhinitis, beberapa di antaranya adalah :

Antihistamin 

Antihistamin merupakan salah satu jenis obat yang biasa digunakan untuk membantu meringangkan gejala alergi yang dialami tubuh. Antihistamin ini berfungsi untuk meringankan gejala rhinitis alergi dengan cara menghalangi aksi dari kimia yang disebut dengan histamin. Di mana histamin ini akan dilepaskan tubuh sebagai reaksi alergi pada tubuh. Jenis obat ini bisa Anda dapatkan dengan mudah, karena jenis obat ini dijual secara bebas di apotek-apotek tanpa resep. Namun untuk jenis antihistamin semprot hanya bisa didapatkan dengan resep dari dokter. Pengonsumsian obat ini diketahui hanya dapat menimbulkan efek kantuk.

Kortikosteroid

Dari yang diketahui jenis obat ini digunakan untuk membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan yang terjadi akibat rhinitis. Cara kerja obat ini diketahui membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bereaksi dibandingkan dengan antihistamin. Biasanya obat jenis ini diberikan pada mereka yang memiliki gejala yang sering atau terus menerus dan penyumbatan hidung atau polip hidung. Efek samping dari jenis obat ini diketahui jarang terjadi, adapun jika terjadi akan menimbulkan kekeringan, iritasi hidung dan mimisan.

Dekongestan Nasal

Dekongestan nasal merupakan jenis obat yang biasa digunakan untuk membantu meringankan hidung tersumbat. Obat jenis ini juga diketahui dapat Anda temukan di apotek-apotek. Obat dekongestan nasal ini banyak tersedia dalam bentuk kapsul, tablet, atau cairan semprot hidung. Dari yang diketahui jenis obat ini tidak boleh digunakan dalam jangka waktu 5-7 hari untuk mengobati rhinitis alergi. Hal ini dikarenakan jika digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama dari yang disarankan diketahui dapat membuat sumbatan menjadi lebih parah. Selain itu, obat ini juga tidak boleh digunakan bersamaan dengan obat jenis antidepresan yang dikenal sebagai inhibitor monoamin oksidase (MAOI).

Perawatan Tambahan

Nah, dari yang diketahui, jika rhinitia yang Anda miliki tidak menanggapi pengobatan yang telah Anda lakukan. Kemungkinan dokter akan memilih untuk menambahkan pengobatan asli untuk mengatasi rhinitis yang Anda alami. Biasanya akan ada beberapa saran yang diberikan, di antaranya :

  • Meningkatkan dosis dari kortikosteroid semprot hidung yang biasa Anda gunakan. 
  • Menambahkan obat antagonis reseptor leukotrien.
  • Menggabungkan tablet antihistamin dengan jenis obat semprot hidung kortisteroid atau dekongestan.
  • Menggunakan kursus jangka pendek dari obat semprot hidung dekongestan dan obat lainnya.
  • Menggunakan obat semprot hidung yang mengandung obat ipratropium yang akan membantu mengurangi nasal discharge yang berlebihan.
Namun, untuk mengetahui lebih jelas dan tepatnya mengenai perawatan tambahan ini, ada baiknya lakukanlah pemeriksaan lebih lanjut pada dokter bersangkutan.

Hiposensitasi (Imunoterapi)


Hiposensitasi atau dikenal sebagai imunoterapi merupakan salah satu jenis pengobatan yang digunakan untuk membantu mengatasi beberapa alergi. Dari yang diketahui jenis pengobatan ini sangat cocok untuk mereka yang memiliki beberapa jenis alergi. 

Pengobatan jenis ini dilakukan dengan cara memperkenalkan beberapa alergi ke dalam tubuh. Cara ini dilakukan dengan tujuan untuk membuat tubuh menjadi kurang/tidak sensitif terhadap alergen. Pengenalan alergi ini biasanya dilakukan dengan cara menyuntikan alergen pada tubuh Biasanya suntikan ini dilakukan di bawah kulit lengat atas. Pada awalya Anda hanya akan diberikan suntikan dengan interval mingguan dengan dosis alergen yang secara bertahap meningkat. 

Di samping itu, pengobatan ini juga diketahui dapat dilakukan dengan menggunakan tablet yang mengandung alergen, serperti serbuk sari rumput, yang ditempatkan di bawah lidah Anda. Jika Anda telah mencapai dosis yang efektif dalam mengurangi reaksi alergi Anda. Kemungkinan Anda akan dianjurkan untuk melanjutkan pengobatan ini dengan suntikan atau tablet selama tiga tahun. Imunoterapi ini diketahui hanya dapat dilakukan oleh dokter ahli yang telah terlatih serta dengan pengawasan yang ketat. Hal ini dikarenakan pengobatan ini memiliki risiko yang dapat menimbulkan reaksi yang serius.

Pengobatan Herbal Rhinitis - Obat Rhinitis Herbal

Atau bagi Anda yang ingin mengobati rhinitis secara alami dan menyeluruh dengan cepat, tepat dan aman tanpa efek samping. Kami merekomendasikan Anda produk herbal bernama Walatra Habbaza Softgel. Produk herbal ini terbuat dari 100% perpaduan bahan herbal yang kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh. Di mana beberapa kandungan yang dimilikinya ini diketahui memiliki sifat sebagai anti histamin yang mana hal ini sangat baik bagi proses pengobatan rhinitis alergi. Selain itu kandungan Walatra Habbaza Softgel juga memiliki kemampuan sebagai antibiotik alami yang bersifat sebagai anti-virus dan anti-bakteri. Sehingga dengan kata lain selain dapat mengobati rhinitis alergi produk herbal yang satu ini pun berkhasiat untuk membantu mengobati rhinitis nonalegi. Senyawa alami yang dimiliki Walatra Habbaza Softgel ini mampu membantu mengobati rhinitis yang bersifat ringan maupun berat sekalipun secara alami dan menyeluruh dengan cepat, tepat dan aman tanpa efek samping. Informasi lengkapnya bisa langsung klik disini!!!

Rhinitis - Gejala dan Penyebabnya

Rhinitis - Hai guys??? Selamat datang di situs yang menyajikan ragam informasi kesehatan yang cukup relefan untuk kalian ketahui. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan informasi mengenai rhinitis. Mengenai apa itu rhinitis? Gejala apa saja yang bisa muncul akibat rhinitis? Apa penyebab rhinitis? Informasi selengkapnya bisa kalian simak disini...

Rhinitis???

Rhinitis merupakan suatu kondisi salah satu gangguan kesehatan pada sistem pernapasan, yang terjadi akibat adanya peradangan atau iritasi yang terjadi di membran mukosa dalam hidung. Nah, dari yang diketahui rhinitis ini memiliki dua jenis berdasarkan penyebabnya. Dua jenis rhinitis tersebut yaitu :
  • Rhinitis Alergi, yaitu rhinitis yang terjadi karena disebabkan oleh alergi terhadap beberapa unsur, di antaranya adalah debu, bulu binatang, kelupasan kulit hewan tertentu, serbuk sari, zat kimia, dll. Rhinitis ini biasa disebut dengan hay fever 
  • Rhinitis non alergi, untuk jenis rhinitis ini terjadi bukan karena faktor alergi. Namun rhinitis ini terjadi karena disebabkan oleh beberapa kondisi seperti infeksi virus atau bakteri.

Gejala Rhinitis

Rhinitis memiliki beberapa gejala yang hampir mirip dengan gejala yang ditimbulkan akibta pilek, di antaranya :
  • hidung tersumbat dan berair,
  • bersin-bersin,
  • berkurangnya sensitivitas indera penciuman,
  • rasa tidak nyaman atau iritasi di dalam area sekitar hidung,

Nah, untuk rhinitis alergi, gejala yang muncul dapat terjadi setelah terpapar oleh alergen atau penyebab alergi seperti debu, serbuk sari bunga atau bulu hewan. Jika rhinitis yang dialami parah, kemungkinan gejala dapat berlangung sepanjang hari. Yang mana terkadang kondisi ini juga diketahui dapat mengganggu tidur dan kegiatan sehari-hari. Namun dari beberapa kasus kebanyakan rhinitis yang dialami hanya mengalami gejala ringan yang mudah diobati secara efektif.

Jika, yang terjadi adalah rhinitis non alergi yang terjadi karena infeksi virus atau bekteri, kemungkinan gejala yang muncul dapat diiringi dengan beberapa gejala lainnya seperti adanya kerak yang tumbuh di dalam hidung, dan mengeluarkan bau busuk. Dari yang diketahui jika kerak ini berusaha diangkat atau digaruk maka dapat menyebabkan bagian hidung Anda berdarah.

Penyebab Rhinitis

Pada pembahasan di atas sudah kita ketahui bahwa rhinitis ini terjadi akibat adanya peradangan membran mukosa yang diakibatkan oleh bakteri, alergen (penyebab alergi) dan virus. Yang mana penyebab rhinitis tersebut dapat memicu munculnya gejala-gejala rhinitis.

Nah, karena rhinitis ini dapat dibagi menjadi dua jenis, maka penyebab dari rhinitis sendiri dapat berbeda-beda tergantung pada jenis rhinitis yang dialaminya, berikut merupakan beberapa gejala rhinitis berdasarkan jenisnya :
  • Rhinitis alergi terjadi akibat unsur yang menjadi penyebab alergi seperti debu, serbuk sari, spora, tungau, bahan kimia, kelupasan kulit mati atau bulu hewan.
  • Rhinitis nonalergi dapat terjadi karena disebabkan oleh faktor lingkungan, kerusakan jaringan di dalam hidung, penggunaan dekongestan hidung berlebihan, dan infeksi.
Untuk pengobatannya sendiri kemungkinan akan dilakukan berdasarkan jenis, penyebab dan tingkat keparahan dari rhinitis yang dialami. Obat Rhinitis Herbal

Komplikasi Rhinitis

dari yang diketahui ternyata rhinitis merupakan penyakit yang memiliki risiko dapat menimbulkan komplikasi, namun kasus ini pun diketahui jarang terjadi. Beberapa komplikasi yang mungkin saja dapat diakibatkan oleh rhinitis adalah :
  • Sinusitis, yaitu suatu kondisi gangguan kesehatan yang terjadi akibat infeksi  yang mana hal ini terjadi akrena ingus tidak bisa mengalir dari sinus akibat pembengkakan dan peradangan yang terjadi di rongga hidung.
  • Infeksi telinga di bagian tengah.
  • Polip hidung, diketahui sebagai jaringan yang tumbuh di dalam lubang rongga hidung dan sinus akibat inflamasi pada lapisan dinding rongga hidung.

Selain itu dari yang diketahui untuk mengatasi rhinitis yang parah dan telah berlangsung lama, mungkin dokter akan menyarankan operasi. Namun, jika kondisinya belum parah, pengobatan dengan mengkonsumsi obat-obatan diketahui masih dapat mengatasinya.

Nah, itu dia beberapa informasi mengenai rhinitis yang dapat saya sampaikan. Terimakasih telah menyimaknya sampai akhir. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat bagi kalian guys, dan terimakasih banyak atas kunjungan yan guys :)

Kamis, 13 September 2018

Pengobat ISPA

Pengobatan ISPA - ISPA diketahui sebagai penyakit yang menduduki peringkat pertama sebagai penyakit yang paling banyak dialami masyarakat Indonesia. Selain itu dari yang diketahui penyakit ISPA dikenal sebagai penyakit yang dapat berujung fatal jika tidak segera ditangani dengan penanganan yang tepat. Nah, untuk penanganan yang tepat dan sesuai menjadi cara yang tepat untuk mencegah risiko terjadinya kondisi yang lebih parah. Untuk membantu mencegahnya, yuk simak ulasan di bawah ini!!!

Pengobatan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

Nah, dari yang diketahui pengobatan ISPA yang dilakukan hanya bertujuan untuk mengobati gejala yang di timbulkannya. Istirahat yang cukup dan banyak minum air mineral diketahui dapat membantu untuk menyembuhkan gejala yang disebabkan ISPA. Namun, untuk membantu keefektifan dari penyembuhan gejala yang disebabkan oleh ISPA, kemungkinan pengonsumsian obat dapat disarankan oleh dokteri. Berikut merupakan beberapa obat yang sering diberikan dokter untuk meredakan gejala-gejala ISPA, di antaranya :

  • Obat antiinflamasi non steroid (OAINS) da asetaminofen, jenis obat ini biasanya diberikan untuk membantu mengurangi efek demam dan nyeri di tubuh.
  • Obatn antihistamin, dekongestan, dan ipratropium, sedangkan beberapa jenis obat ini digunakan untuk mengatasi hidung yang tersumbat dan berair.
  • Obat batuk antitusif, untuk obat ini biasanya disarankan untuk membantu mengurangi batuk. Di samping obat ini, ternyata madu juga diketahui dapat menjadi alternatif herbal untuk mengatasi kondisi ini.
  • Obat steroid, seperi deksametason da prednison, nah, untuk jenis obat ini biasnaya diresepkan untuk kondisi tertentu. Obat ini diberikan untuk membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan yang terjadi di saluran pernapasan bagian atas.

Jika infeksi yang terjadi disebabkan oleh bakteri, untuk mengatasinya kemungkinan dokter akan melakukan beberapa serangkaian tes. Tujuan dari pemeriksaan tes ini adalah untuk mengetahui jenis bakteri yang menginfeksinya. Setelah serangkaian tes tersebut dilakan maka dokter pun akan dapat menentukan antibiotik apa yang paling tepat untuk membasmi bakteri tersebut. Penggunaan antibiotik yang tepat dapat menurunkan risiko terjadinya efek samping.

Nah, dari yang diketahui penyakit ISPA yang dibiarkan tanpa ada penanganan, dapat menyebabkan terjadinya komplikasi. Yang mana komplikasi dari ISPA sendiri diketahui sangat serius dan bisa berakibat fatal. Komplikasi yang sering kali terjadi bersamaan dengan ISPA adalah gagal napas dan gagal jantung kongestif. Atau yang lebih parahnya ISPA juga diketahui dapat menyebabkan kematian. Di samping itu penanganan dan pemberian obat yang tepat bagi penderita ISPA sangatlah penting, guna mencegah terjadinya hal yang lebih buruk lagi. <Obat ISPA Herbal>

Pencegahan ISPA

Nah, pencegahan diketahui menjadi salah satu alternatif terbaik untuk mengatasi ISPA. Untuk membantu mengatasi penyakit ISPA, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk pencegahan agar ISPA tidak terjadi, di antaranya :


  • Cucilah tangan secara teratur setelah beraktivitas di tempat umum.
  • Hindari menyentuh bagian wajah, terutama bagian mulut, hidung, dan mata dengan tangan agar Anda dapat terlindungi dari penyebaran virus dan bakteri.
  • Saat bersin pastikan untuk menutupnya dengan tisu atau tangan. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit pada orang lain.
  • Hindari kebiasan merokok
  • Perbanyak konsumsi makan kaya serat dan vitamin untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh
  • Berolahraga secara teratur guna membantu meningkatkan sistem imun tubuh dan mengurangi risiko penularan infeksi. Semakin sering beolahraga, semakin kecil pula risiko tertular ISPA.
Dengan melakukan pencegahan penularan ISPA, kemungkina hal ini dapat membantu menurunkan risiko meningkatnya angka pengidap penyakit ISPA di Indonesia.

Nah, itu dia beberapa informasi mengenai pengobatan dan pencegahan ISPA yang biasa dilakukan. Sekian dari saya, semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terimakasih atas kunjungan Anda sekalian.

Selasa, 11 September 2018

ISPA - Gejala dan Penyebabnya

ISPA - Gejala dan Penyebabnya - Infeksi saluran pernapasan akut atau disingkat ISPA merupakan suatu kondisi yang diketahui menduduki peringkat pertama sebagai penyakit yang sering dialami masyarakat Indonesia. Ingin tahu informasi lengkapnya??? Yuk, simak terus ulasannya!!!

ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)

ISPA merupakan salah satu gangguan kesehatan yang menyerang sistem pernapasan manusia.  Infeksi pernapasan ini umumnya lebih sering terjadi karena infeksi dari virus atau bakteri yang menyerang hidung, trakea (pipa pernapasan) atau paru-paru. Dari yang diketahui jika ISPA ini tidak segera ditangani maka dapat menyebabkan infeksi yang terjadi dapat menyebar ke seluruh sistem pernapasan dan menyebabkan tubuh tidak bisa mendapatkan cukup oksigen. Dan bahkan dari beberapa kasus yang pernah terjadi ISPA juga dapat menyebabkan kondisi yang berakibat fatal dan bahkan sampai menyebabkan kematian.

ISPA sendiri tergolong penyakit yang mudah ditularkan. Nah, orang-orang yang memiliki kelainan sistem imun tubuh dan orang yang telah lanjut usia diketahui dapat lebih mudah untuk tertular penyakit ini. 

Dari penyebarannnya sendiri, ISPA dapat ditularkan melalui udara yang telah terkontaminasi jenis bakteri dan virus penyebab ISPA. Seseorang diketahui dapat tertular ketika ia menghirup udara yang mengandung virus dan bakteri. Nah, virus dan bakteri ini dikelauarkan oleh penderita ISPA melalui bersin atau batuk.

Di samping itu, penularan juga dapat terjadi secara tidak langsung seperti cairan yang terkontaminasi virus dan bakteri yang menempel pada permukaan benda juga diketahui dapat menular ke orang lain saat mereka menyentuhnya. Cara yang tepat untuk mencegah penularan ini yaitu dengan cara rajin mencuci tangan secara teratur, terutama setelah melakukan aktivitas di tempat umum.

Nah, di Indonesia sendiri ISPA dinyatakan sebagai penyakit dengan peringkat pertama yang menduduki penyakit yang paling banyak dialami masyarakat, khususnya anak-anak. Untuk membantu mengurangi tingkat angka kematian dari penyakit ISPA, maka penting bagi kita untuk mengetahui gejala dan penyebab lengkapnya.

Gejala ISPA

Dari yang diketahui gejala ISPA yang muncul merupakan suatu respon terhadap racun yang dikeluarkan oleh virus atau bakteri yang menempel di saluran pernapasan. Beberapa gejala ISPA yang muncul biasanya terjadi pada hidung dan paru-paru. Berikut merupakan beberapa gejala ISPA yang sering muncul :

  • sering bersin,
  • hidung tersumbat dan berair,
  • batuk-batuk dan ternggorokan terasa sakit,
  • sering merasa kelelahan dan timbul demam, 
  • paru-paru terasa terhambat,
  • tubuh terasa sakit,

Jika ISPA diketahui bertambah parah, kemungkinan gejala yang lebih serius bisa muncul. Beberapa di antaranya yaitu :

  • kesulitan bernapas,
  • demam tinggi dan menggigil,
  • pusing,
  • kesadaran menurun dan bahkan pingsan,
  • tingkat oksigen dalam darah rendah,

Nah, dari yang diketehui gejala ISPA biasanya akan berlangsung satu hingga dua minggu. Hampir sebagian besar penderita diketahui akan mengalami perbaikan gejala setelah satu minggu pertama. 

Penyebab ISPA

Dari yang telah kita ketahui sebelumnya, bahwa ISPA terjadi akibat ditularkan oleh bakteri dan virus. Beberapa mikroorganisme yang menjadi penyebab munculnya ISPA adalah :
  • Rhinovirus, yakni virus yang biasa menyebabkan pilek. Namun dari yang diketahui anak kecil dan orang dengan sistem imun tubuh yang lemah, berisiko menyebabkan pilek berubah menjadi ISPA pada tahap yang serius.
  • Adenovirus yaitu jenis virus yang sering menyebabkan gangguan pernapasan seperti pilek, bronkitis, dan pneumonia. Biasanya jenis virus ini memiliki lebih dari 50 jenis.
  • Pneumokokus, merupakan jenis virus penyebab meningitis. Di samping itu jenis mikroorganisme ini juga diketahui dapat memicu tejadinya gangguan pernapasan lainnya, salah satunya adalah pneumonia.
Pada kondisi yang sehat, sistem imun yang dimiliki tubuh berperan dalam melawan infeksi virus ataupun bakteri. Namun jika sistem imun tubuh yang dimiliki lemah, maka risiko mengalami infeksi akan meningkat. Kondisi ini cenderung terjadi pada anak-anak dan orang yang telah lanjut usia serta pada mereka yang memiliki penyakit atau kelainan pada sistem imun tubuh yang dimilikinya.

Di samping itu orang yang memiliki penyakit jantung atau gangguan dengan paru-parunya dapat berisiko mengalami ISPA. Bukan hanya itu perokok juga diketahui memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena infeksi saluran pernapasan akut dan cenderung lebih sulit untuk sembuh dari kondisi ini.

Nah, untuk membantu mencegah agar penyakit ini tidak terjadi pada Anda. Ada baiknya mulai saat ini jagalah pola hidup sehat Anda. Salah satunya yaitu dengan rajin mencuci tangan secara terartur setelah beraktivitas fisik di luar rumah atau di tempat umum. Di samping itu Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen yang dapat merawat kesehatan tubuh Anda agar dapat terhidar dari serangan penyakit. Untuk membantu Anda mencari suplemen yang tepat untuk kondisi Anda, kami rekomendasikan Anda Walatra Habbaza Softgel, produk suplemen sekaligus obat herbal yang dapat merawat kesehatan tubuh dan mengobati berbagai macam penyakit. <Obat ISPA Herbal>

Nah, sekian yang dapat saya sampaikan mengenai ISPA, gejala dan penyebabnya. Terimakasih telah menyimaknya sampai selesai, semoga informasi yang saya berikan ini dapat bermanfaat bagi Anda. Dan terimakasih untuk kunjungannya :)

Pengobatan Stroke

Pengobatan Stroke - Mengenai pengobatan stroke sendiri diketahui dapat berbeda-beda pada setiap individu yang mengalaminya tergantung jenis stroke yang dialaminya, Stroke sendiri merupakan suatu kondisi yang terjadi karena adanya kerusakan pada sebagain area otak. Kondisi ini dapat terjadi akibat pasokan darah yang menuju ke otak terganggu karena disebabkan oleh penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah yang menuju ke otak.  Di Indonesia sendiri stroke dikatakan sebagai pembunuh no 1. Hal ini dikarenakan pada sejumlah kasus kematian di Indonesia lebih dari 15% kematiannya disebabkan oleh stroke.


Nah, dalam proses pengobatan stroke sendiri dapat dilakukan berdasarkan jenis stroke yang dialami pasien. Nah, berikut merupakan penjelasannya berdasarkan jenis stroke yang dialami :

Pengobatan Stroke Iskemik

Nah, penanganan awal untuk pengobatan jenis stroke iskemik ini diketahui akan fokus untuk mengembalikan aliran darah, menjaga jalan napas dan mengontrol tekanan darah. Penanganan awal ini diketahui dapat dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya :

Penyuntikan rtPA

Cara penanganan dengan menyuntikan rtPA (recombinant tissue plasminogen activator) bertujuan untuk mengembalikan aliran darah. Biasanya cara penyuntikan rtPA ini dilakukan melalui cairan infus. Namun dari yang diketahui, tidak semua pasien stroke dapat menerima pengobatan ini. Hal ini dikarenakan dokter hanya akan melakukan cara ini pada pasien yang tepat untuk menjalankannya.

Obat Antiplatelet

Obat antiplatelet merupakan jenis obat yang biasa digunakan untuk mencegah terjadinya pembekuan darah di otak. Obat antiplatelet yang biasa diberikan adalah jenis obat aspirin. 

Obat Antikoagulan

Selain obat antiplatelet, kemungkinan untuk mencegah pembekuan darah pasien juga dapat diberikan obat antikoagulan. Yang mana jenis obat ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya pembekuan darah. Dari yang diketahui biasanya jenis obat ini diberikan pada penderita stroke yang juga mendeita gangguan irama jantung. Beberapa obat antikoagulan yang biasa diberikan pada pasien stroke diantaranya heparin, jenis obat yang diketahui bekerja dengan cara mengubah komposisi faktor pembekuan dalam darah.

Obat Antihipertensi

Nah, dari yang diketahui pada pasien stroke baru, biasanya dokter tidak akan menurunkan tekanan darah terlalu rendah. Hal ini dilakukan untuk menjaga suplai darah yang menuju ke otak. Namun, setelah keadaan stabil tekanan darah akan diturunkan ke level optimal. Selain digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi, obat antihipertensi juga digunakan untuk mencegah stroke berulang, mengingat hipertensi sendiri diketahui sebagai faktor risiko terbanyak penyebab stroke. Beberapa obat hipertensi yang dapat diberikan adalah obat penghambat alfa dan beta (alpha- dan beta-blocker), diuretik thiazide, obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitor), dan obat antagonis kalsium (calcium channel blocker).

Statin

Statin merupakan jenis obat yang biasa digunakan mengatasi kolestero tinggi. Obat statin yang biasa digunakan adalah obat atorvastatin yang berguna untuk menghambat enzim penghasil kolesterol di dalam organ hati. Sehingga dengan kata lain obat ini berguna untuk mencegah terjadinya peningkatan kolesterol jahat pada tubuh.

Endarterektomi Karotis

Endarterektomi karotis merupakan sejenis operasi yang bertujuan untuk mencegah berulangnya stroke iskemik. Melalui prosedur ini, tumpukan lemak yang menghambat arteri karotis dibuang oleh dokter. Pembuangan lemak ini dilakukan dokter dengan cara pembedahan di leher pasien. Arteri katoris sendiri merupakan arteri yang terdapat di setiap sisi leher yang menuju ke otak. Nah, dari yang diketahui walaupun efektivitas operasi endarterektomi karotis dalam mencegah stroke iskemik cukup tinggi. Selain itu prosedur ini juga diketahui tidak sepenuhnya aman dilakukan pada pasien yang juga menderita kondisi lainnya, terutama penyakit jantung.

Angioplasti

Selain endarterektomi karotis, arteri karotis juga dapat dilebarkan dengan teknik angioplasti. Di mana prosedur ini dilakukan melalui kateter yang dimasukan melalui pembuluh darah di pangkal paha untuk selanjutnya diarahkan ke arteri karotis. Kateter ini membawa sebuah balon khusus dan stent. Setelah berada dalam arteri karotis, balon digelembungkan untuk memperluan alteri yang tersumbat lalu di sangga dengan ring atau stent yang dibawanya.

Pengobatan Stoke Hemoragik

Nah, pada kasus stroke hemoragik, penanganan awal yang dilakukan diketahui bertujuan untuk mengurangi tekanan pada otak dan mengontrol perdarahan. Terdapat beberapa bentuk pengobatan yang biasa dilakuan untuk mengatasi stroke hemoragik, di antaranya :

  • Obat-obatan, biasanya obat-obatan yang diberikan dokter untuk mengatasi stroke jenis ini bertujuan untuk menurunkan tekanan di otak, menurunkan tekanan darah, dan mencegah terjadinya kejang pada pasien. Kemungkinan jika pasien diberi obat antikoagulan atau antiplatelet, dokter akan memberikan transfusi faktor pembekuan atau obat-obatan untuk membalik efek obat pengencer darah tersebut.
  • Operasi, selain pemberikan obat, kemungkinan stroke hemoragik juga bisa ditangai dengan operasi. Operasi ini dilakukan untuk mengurangi tekanan dalam otak dan jika memungkinkan operasi ini juga dapat dilakukan untuk memperbaiki pembuluh darah yang pecah.

Pengobatan TIA (Transient Ischemic Attack)

TIA sendiri merupakan suatu kondisi dimana gejala yang ditimbulkannya hampir mirip dengan gejala stroke, namun tidak berlangsung lama. Dari yang diketahui gejala yang terjadi pada TIA hanya berlangsung selama 5 menit. Nah, untuk pengobatan kasus ini diketahui bertujuan untuk mengendalikan faktor risiko yang dapat memicu timbulnya stroke dan mencegahnya agar tidak terjadi. Dokter mungkin akan memberikan beberapa obat yang dapat mengatasi kondisi ini agar tidak memicu terjadinya stroke. Beberapa obat yang biasnaya diberikan meliputi obat antiplatelet atau obat antikoagulan, obat kolesterol, serta obat antihipertensi, tergantung dari faktor risiko yang dimiliki pasien.

Atau bagi Anda yang ingin mengobati stroke secara alami dan menyeluruh dengan aman tanpa menimbulkan efek samping, Anda juga bisa menggunakan cara atau alternatif lainnya seperti melakukan terapi herbal atau mengkonsumsi obat herbal yang diketahui khasiat dan keamannya dalam membantu mengobati stroke. Obat Stroke Herbal

Nah, itu dia beberapa pengobatan stroke yang dapat saya sampaikan, sekian dari saya. Semoga apa yang telah saya sampaikan ini dapat bermanfaat bagi Anda. Terimakasih untuk kunjungannya :)

Senin, 10 September 2018

Stroke - Penyebab dan Gejalanya

Stroke - Penyebab dan Gejalanya - Hallo sobat??? Selamat datang di situs yang menyediakan beragam informasi kesehatan mengenai penyakit dan pengobatannya. Nah, untuk kesempatan kali ini, saya akan memberikan ulasan mengenai stroke. Stroke sendiri merupakan salah satu penyakit yang diketahui sebagai penyakit umum yang banyak di alami oleh masyarakan dunia termasuk Indonesia. Dari yang diketahui stroke merupakan pembunuh no 1 di Indonesia lho. Untuk lebih tahu mengenai stroke, yuk simak ulasan berikut ini!!!

Apa Itu Stroke???

Stroke merupakan suatu kondisi yang terjadi akibat adanya kerusakan pada sebagian otak. Hal ini dapat terjadi akibat pasokan darah yang menuju ke otak terganggu atau berkurang akibat adanya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Darah sendiri merupakan asupan yang sangat dibutuhkan otak untuk menjalankan fungsinya. Tanpa darah maka otak pun tidak bisa mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi yang mana kedua hal ini merupakan asupan atau dapat dikatakan sebagai makanan otak terpenting. Nah, jika otak tidak mendapatkannya maka sel-sel pada sebagian area otak akan mati. Sehingga kondisi ini dapat menyebabkan tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang rusak tidak dapat berfungsi dengan baik atau bahkan tidak dapat berfunsgi sama sekali.

Nah, stroke sendiri diketahui sebagai kondisi yang tergolong ke dalam keadaan darurat medis. Hal ini dikarenakan pada kasus stroke sel otak dapat mati hanya dalam hitungan menit. Penanganan yang cepat diketahui dapat meminimalisir tingkat kerusakan otak dan kemungkinan munculnya komplikasi pun kecil.

Selain itu di Indonesia sendiri stroke diketahui sebagai pembunuh no 1 dengan angka kematian lebih dari 15% kematian di Indonesia disebabkan oleh stroke. Terdapat beberapa jenis stroke yang dapat menyerang, namun jenis stroke iskemik menjadi jenis stroke yang memiliki kejadian lebih sering dibandingkan dengan stroke hemoragik. Walaupun demikian stroke hemoragik diketahui membunuh lebih sering dibandingkan stroke iskemik. Nah, menurut riset kesehatan dasar yang diselenggarakan oleh Kementrian Kesehatan RI pada tahun 2013 diketahui terdapat lebih dari 2 juta penduduk atau 12 dari 1000 penduduk Indonesia menderita stroke, dengan persentase terbesar berasal dari provinsi Sulawesi Selatan. Hipertensi yang diiringi dengan diabetes dan kolesterol diketahui sebagai kondisi yang paling sering meningkatkan terjadinya stroke di Indonesia.

Penyebab Stroke

Dari yang diketahui terdapat dua jenis stroke yang umum terjadi. dari kedua jenis tersebut penyebabnya diketahui dapat berbeda-beda. Berikut merupakan rincian lengkapnya :

  • Stroke Iskemik

Nah, dari semua kasus stroke, diketahui 80% stroke yang terjadi adalah stroke iskemik. Stroke iskemik diketahui terjadi karena disebabkan ketikan pembuluh darah arteri yang membawa darah dan oksigen ke otak mengalami penyempitan atau terhambat. Yang mana hal ini menyebabkan aliran darah ke otak sangat berkurang.

  • Stroke Hemoragik

Nah, dari yang diketahui jenis stroke hemoragik dapat terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan perdarahan di otak. Kondisi ini diketahui dapat dipicu oleh beberapa kondisi yang mempengaruhi pembuluh darah. Di antaranya :
  • hipertensi yang tak terkendali
  • pengobatan dengan antikoagulan (pengencer darah)
  • melemahnya dinding pembuluh darah (aneurisma otak)

Trasient Ischemik Attack (TIA)

Trasient Ischemik Attack (TIA) merupakan suatu kondisi yang memiliki gejala serupa dengan stroke. Namun untuk kondisi TIA sendiri gejala yang ditimbulkannya diketahui hanya berlangsung selama 5 menit. Nah, kondisi TIA diketahui dapat terjadi karena disebabkan karena adanya penurunan suplai darah ke otak akibat gumpalan darah yang menghambat aliran darah ke otak. Dari yang diketahui TIA tidak akan mengakibatkan kerusakan jaringan otak secara permanen dan gejalanya pun tidak berlangsung lama. Walaupun demikian, untuk mencegah terjadinya kondisi yang lebih parah, sebaiknya lakukanlah pemeriksaan pada dokter bersangkutan guna untuk mencegah serangan stroke dan mengendalikan faktor risikonya.

Di samping beberapa penyebab di atas, ternyata terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan seseorang mengalami stroke. Beberapa faktor tersebut di antaranya :

Faktor kesehatan yang meliputi

  • kolesterol tinggi
  • hipertensi
  • diabetes
  • penyakit jantung, seperti gagal jantung, penyakit jantung bawaan, infeksi jantung atau aritmia
  • sleep apnea
  • obesitas
  • pernah mengalami TIA atau serangan jantung sebelumnya

Faktor gaya hidup, berupa

  • kurang beraktivitas fisik atau berolahraga
  • kecanduan alkohol
  • merokok,
  • konsumsi obat-obatan terlarang

Faktor lain

  • Usia, dari yang diketahui dengan seiring bertambahnya usia, seseorang memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan orang yang lebih muda
  • Keturunan, jika anggota keluarga diketahui ada yang pernah mengalami stroke, maka risiko terkena stroke juga semakin tinggi.

Gejala Stroke

Gejala dari stroke sendiri diketahui dapat berbeda-beda pada setiap orang yang mengalaminya. Hal ini tergantung kembali pada bagian otak yang diserang da tingkat kerusakannya. Namun, umumnya gejala stroke diketahui dapat muncul secara tiba-tiba. Nah, dari yang diketahui terdapat 3 gejala utama stroke yang mudah untuk diingat, di antaranya :

  • Face (wajah)

Nah, dari yang diketahui seseorang yang mengalami stroke dapat dilihat dari wajahnya. Di mana wajah seseorang yang mengalami stroke akan terlihat menurun pada satu sisi dan tidak mampu tersenyum karena mulut atau mata terkulai.

  • Arms (Lengan)

Selain dari wajahnya, juga dapat terlihat dari kondisi lengannya. Nah, orang dengan gejala stroke tidak mampu mengangkat salah satu lengannya karena terasa lemas atau mati rasa. Bukan hanya itu, tungkai yang satu sisi dengan lengan tersebut pun akan mengalami kelemahan.

  • Speech (Cara Berbicara)

Stroke juga diketahui dapat mempengaruhi kondisi bicara seseorang. Pada orang yang mengalami gejala stroke, ucapannya tidak jelas, kacau, atau bahkan tidak mampu berbicara sama sekali meskipun penderita terlihat sadar.

Selain kondisi di atas, terdapat beberapa gejala atau tanda stroke yang bisa muncul, di antaranya :
  • sakit kepala hebat yang datang secara tiba-tiba, disertai kaku pada leher dan pusing berputar (vertigo)
  • penurunan kesadaran
  • muah dan muntah
  • gangguan pada keseimbangan dan koodinasi
  • sulit menelan (disfagia) sehingga mengakibatkan tersedak
  • hilangnya penglihatan secara tiba-tiba atau penglihatan menjadi ganda
Jika, Anda mengalami beberapa kondisi tersebut, untuk memastikannya lebih jelas. Anda bisa langsung berkonsultasi pada dokter bersangkutan. Guna mendapatkan penanganan yang tepat dan sesuai dengan kondisi Anda. Obat Stroke Herbal

Nah, itu dia sekilas ulasan mengenai stroke yang dapat saya sampaikan. Sekian dari saya, semoga ulasan ini bermanfaat bagi Anda semua dan terimakasih telah menyimak dan berkunjung ke situs saya ini :)